Duka Mendalam FMPS Sulut: Kepergian Pato Anoa Tinggalkan Jejak Kebaikan yang Abadi
Sulut Manado –corongvisual.com Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Forum Media Pewarta Sulawesi Utara (FMPS) atas kepergian sosok yang dikenal rendah hati dan penuh kepedulian, Maikel Lantu, yang akrab disapa Pato Anoa.
Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan kesedihan, tetapi juga kenangan indah bagi banyak orang yang pernah mengenalnya. Sosoknya dikenal luas sebagai pribadi yang hangat, mudah bergaul, dan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat.
Ketua FMPS Sulut, Wisje Maramis, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kepergian Pato Anoa. Ia mengungkapkan bahwa almarhum bukan sekadar rekan dalam organisasi, melainkan sudah seperti saudara sendiri.
“Pato bukan hanya bagian dari FMPS, tetapi bagian dari keluarga besar kami. Kehadirannya selalu membawa semangat dan kebersamaan,” ujar Wisje dengan penuh haru.
Menurutnya, Pato Anoa dikenal sebagai pribadi yang tulus dalam membantu sesama tanpa mengharapkan imbalan. Banyak orang yang merasakan langsung kepeduliannya, terutama saat berada dalam kondisi sulit.
Tidak sedikit cerita yang menggambarkan bagaimana almarhum selalu menjadi orang pertama yang hadir ketika ada yang membutuhkan bantuan. Baik dalam urusan sosial maupun persoalan pribadi, ia dikenal sigap dan penuh empati.
Di lingkungan FMPS sendiri, Pato Anoa dikenal sebagai sosok yang aktif, sederhana, dan mampu menjaga solidaritas antaranggota. Ia kerap menjadi penghubung yang mempererat hubungan kekeluargaan di dalam organisasi.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi FMPS, tetapi juga bagi masyarakat luas yang pernah merasakan sentuhan kebaikannya. Sosok seperti dirinya dinilai sulit untuk tergantikan.
Meski telah tiada, nilai-nilai kehidupan yang ditinggalkan Pato Anoa diyakini akan terus hidup. Kebaikan, ketulusan, dan kepeduliannya menjadi warisan moral yang akan selalu dikenang.
Keluarga besar FMPS Sulut pun berharap agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Selamat jalan Maikel “Pato Anoa” Lantu. Namamu akan selalu hidup dalam setiap cerita kebaikan dan persaudaraan yang pernah engkau tanamkan.
Red

















