Gerak Jalan HAPSA PKB GMIM Jadi Simbol Persatuan, Iman, dan Semangat Membangun Sulawesi Utara
MANADO –corongvisual.com Ribuan peserta memadati ruas-ruas jalan dalam kegiatan Gerak Jalan Hari Persatuan (HAPSA) Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM yang berlangsung penuh semangat, kebersamaan, dan sukacita.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Persatuan Pria Kaum Bapa GMIM Tahun 2026 yang dipusatkan di Kota Manado.
Gerak jalan tersebut diikuti oleh utusan PKB dari berbagai wilayah pelayanan GMIM. Dengan mengenakan atribut dan seragam yang rapi, para peserta menunjukkan kekompakan serta disiplin yang mencerminkan semangat persaudaraan dan pelayanan dalam kehidupan bergereja.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga atau perlombaan, melainkan menjadi wadah pembinaan iman dan karakter bagi Pria Kaum Bapa GMIM. Melalui gerak jalan bersama, para peserta diajak untuk membangun kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan meneguhkan komitmen pelayanan kepada Tuhan serta sesama.
HAPSA PKB GMIM sendiri telah menjadi tradisi tahunan yang sarat makna. Selain mempererat hubungan antarjemaat, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat persekutuan, kesaksian, dan pelayanan di tengah masyarakat.
Semangat tersebut terus diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bagian dari panggilan iman warga GMIM.
Sepanjang pelaksanaan gerak jalan, suasana penuh sukacita tampak menghiasi setiap barisan peserta. Mereka berjalan dengan tertib sambil menunjukkan kekompakan yang menjadi cerminan nilai-nilai persatuan yang selama ini dijunjung tinggi oleh Pria Kaum Bapa GMIM.
Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh antusias.
Kehadiran dan keterlibatan aktif para peserta dinilai menjadi bukti nyata bahwa semangat persaudaraan dan pelayanan masih terus hidup dan berkembang di lingkungan GMIM.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan jasmani sebagai bagian dari tanggung jawab iman. Dengan tubuh yang sehat, warga gereja diharapkan dapat semakin optimal dalam melayani keluarga, gereja, maupun masyarakat luas.
Semangat yang ditunjukkan para peserta gerak jalan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai kebersamaan, kerja sama, disiplin, dan pengabdian yang tercermin dalam kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui HAPSA PKB GMIM, seluruh warga gereja diajak untuk terus bergerak, berkarya, dan menjaga persatuan. Di tengah berbagai tantangan zaman, kebersamaan menjadi modal penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh kasih.
Dengan semangat iman dan persaudaraan yang terus terpelihara, Pria Kaum Bapa GMIM diharapkan mampu menjadi teladan dalam keluarga, gereja, dan masyarakat. Bersama-sama, seluruh elemen masyarakat diajak membangun Bumi Nyiur Melambai menjadi daerah yang semakin maju, sehat, sejahtera, dan diberkati Tuhan.
Natan





























