Manado, Corongvisual 25 Oktober 2025 — Polemik antara warga Kelurahan Banjer dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Manado terus bergulir. Persoalan ini mencuat setelah muncul dugaan adanya permainan dalam sistem meteran air yang menyebabkan lonjakan tagihan secara tidak wajar.
Menanggapi hal tersebut, pihak PDAM Manado akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Melalui Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Stepen Ratu, dijelaskan bahwa laporan pelanggan berinisial K telah ditangani sesuai dengan prosedur perusahaan.
Menurut penjelasan pihak PDAM, tim teknis telah diterjunkan ke lapangan untuk memeriksa kondisi jaringan air di rumah pelanggan tersebut. Dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya gangguan pada sambungan dan kran yang diduga membuat putaran meteran tidak normal.
“Kami sudah menginformasikan kepada pelanggan bahwa diperlukan perbaikan serta penyesuaian tagihan akibat gangguan tersebut. Namun, pelanggan memilih untuk tidak mengizinkan petugas melakukan perbaikan karena berencana menanganinya sendiri,” ujar salah satu perwakilan PDAM, Kamis (23/10/2025).
PDAM menyayangkan penolakan tersebut, namun tetap menghormati keputusan pelanggan. “Kami sudah siapkan solusi agar masalah ini cepat selesai. Petugas siap memperbaiki, tetapi pelanggan menolak. Kami tidak bisa memaksa,” lanjutnya.
Terkait tudingan adanya pungutan liar maupun manipulasi meteran, PDAM menegaskan hal itu tidak benar. Seluruh kegiatan pemasangan dan perawatan meter air, kata mereka, dilaksanakan sesuai ketentuan dan berada di bawah pengawasan langsung manajemen.
“Kalau ada pihak yang mengatasnamakan PDAM dan meminta uang, itu bukan tanggung jawab kami. Kami akan menelusuri siapa pun yang mencatut nama PDAM agar citra lembaga tetap terjaga,” tegas perwakilan tersebut.
PDAM juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan keluhan melalui saluran resmi agar dapat segera ditindaklanjuti secara transparan dan sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, pelanggan berinisial K memberikan bantahan atas temuan PDAM. Ia menegaskan bahwa meteran air di rumahnya dalam kondisi baik dan tidak mengalami kebocoran seperti yang diklaim petugas. “Memang ada petugas datang bilang mau perbaiki sambungan meteran bocor, tapi saya tidak izinkan karena tidak ada yang bocor,” ujarnya.
Hingga kini, klarifikasi lebih lanjut dari Direktur Utama PDAM Manado terkait polemik ini masih belum diberikan, sementara pembayaran tagihan air pelanggan tersebut juga dikabarkan masih tertunda. Publik berharap agar persoalan ini dapat diselesaikan secara adil tanpa merugikan kedua belah pihak.
Natan

















